Panitia Festival Golo Curu Melalui Seksi Sosial Karikatif Membagi Sembako Untuk ODHA

Ruteng. Paroki cewokikit.com – Panitia Festival Golo Curu melalui seksi Sosial Karikatif sesuai tugasnya dalam mengsukseskan ivent tahunan sesuai program keuskupan Ruteng Manggarai propinsi NTT tahun 2923, salah satunya mengorganisir pembagian sembako kepada kelompok kelompok rentan dan sekaligus mencari donaturnya.

Sabtu 30 September 2023 salah satu kelompok rentan yang disambangi panitia dari seksi sosial karikatif adalah kelompok Orang Dengan HIV/AIDS ( ODHA) bertempat di kantor sekretariat KPAD Kabupaten Manggarai.

Hadir pada kesempatan itu, ketua Umum Panitia / Setda Manggarai, Fansi Jahang, Vikjen Keuskupan Ruteng RD. Alfons Segar, Ketua TP PKK Manggarai, Nyonya Meldy Hagur Nabit, Ketua Komisi Kesehatan Puspas Keuskupan Ruteng Romo Pepy Bora, mewakili seksi Sosial Karikatif Rm. Beben Gaguk dan nyonya Susana Sutrisno, seksi publikasi dan dokumentasi.

Kosmas Takung, sekretaris KPAD Kab.Manggarai (foto W.G)

Mengawali kegiatan untuk kelompok itu, Kosmas Takung, sekretaris KPAD menyampaikan bahwa KPAD Kabupaten Manggarai melaksanakan tugas merumuskan kebijakan, strategi, dan langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka penanggulangan HIV AIDS di Kabupaten Manggarai demi terwujudnya visi misi daerah ini yakni Manggarai Maju, Adil dan berdaya saing, bolek loke baca tara tela galang peang kete api one. KPAD Manggarai melaksanakan amanat Bupati Manggarai sesuai Keputusan Bupati Manggarai.

Kasus HIV AIDS di Manggarai secara akumulasi, dari tahun 2013 sd Agustus 2023 berjumlah 383 orang dengan rincian Kabupaten Manggarai 249 orang, Manggarai Barat 61 orang, Manggarai Timur 66 orang, dan transit sebanyak 7 orang. Untuk giat sosial karikatif itu dia menuturkan.

” Terima kasih kepada Pemerintah kabupaten manggarai yang menyiapkan KPAD Kabupaten Manggarai melaksanakan tugas kemanusiaan memberikan tugas melaksanakan sosialisasi dan edukasi memerangi HIV AIDS untuk setiap warga negara memiliki hak hidup sehata sebagaimana diatur dengan UU 36/2009 tentang Kesehatan, dan Permendagri RI No 20 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Pembentukan Komisi Penanggulangan AIDS dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Penanggulangan HIV dan AIDS di Daerah.

Terima kasih kepada Keuskupan Ruteng yang melalui Panitia Festival Golo Curu 2023 telah membantu KPAD menyiapkan sembako bagi ODHA dan transpuan yang adalah juga sebahagian umat katolik Keuskupan Ruteng ” tuturnya

Ketua panitia Fangsi Jahang ( paling kanan) foto WG.

Ketua Umum Panitia Fansi Jahang yang juga adalah Sekda Manggarai saat itu menyampaikan bahwa Festival Golo Curu ( FGC) adalah Festival Kasih yang harus dirayakan dengan penuh syukur dan penuh kegembiraan.

” Kehadiran saya saat ini tentu mewakili pemerintah dan ketua umum panitia FGC. Pemerintah terus menerus memperhatikan kelompok rentan. Bersama KPAD terus menerus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak menjauhi saudara saudara yang terindikasi ODHA” katanya.

Kata dia masyarakat harus diberi pemahaman tentang apa sebenarnya ODHA. Hidup bersama sesama saudara yang terindikasi ODHA sangat dibatasi, bahkan sampai sampai enggan menerima ODHA yang belanja di kios, dengan demikian pemerintah terus menerus memberikan pemahaman tentang ODHA.

Ketua tim penggerak PKK kab.Manggarai nyonya Meldy Hagur Nabit ( foto WG)

Pada kesempatan itu, Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai, Nyonya Meldy Hagur Nabit disela kesibukan pada setiap hari Sabtu melaksanakan sosialisasi tentang anak anak dengan kebutuhan khusus juga berkesempatan hadir bersama panitia Sosial Karikatip panitia FGC. Saat beliau menyampaikan sambutannya beliau berkata;

” Berbicara manusia Manggarai yang adil, artinya memperlakukan orang Manggarai yang sama apapun keadaannya. Masih ditemukan kesalahan persepsi yang berkembang di masyarakat, seperti masyarakat masih mengira bahwa HIV menular melalui sentuhan fisik seperti berpegangan tangan, menggunakan pakaian yang digunakan oleh ODHA, menggunakan peralatan makan bersama ODHA, hidup bersama ODHA, dsb.

Sebenarnya, hal-hal tersebut tidaklah menularkan HIV. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari kita bisa berinteraksi seperti biasa dengan ODHA dan tidak perlu menjauhi apalagi mengucilkan ODHA ” kata Meldy istri Bupati Manggarai itu.

Vikjen Keuskupan Ruteng Rm.Alfons Segar ( foto WG)

Kegiatan ini diakiri dengan sambutan Romo Alfons Segar Vikjen Keuskupan Ruteng, menyampaikan bahwa banyak kegiatan yang dilaksanakan dalam FGC baik yang bernuansa rohani dan sosial. Terkait kunjungan ini adalah kunjungan kasih bersifat doa.

” Kehadiran kami dalam bentuk kunjungan kasih dalam bentuk doa, sejalan dengan moto YM Uskup Ruteng Omnia Caritate yang artinya lakukan semua dalam kasih. Semoga bantuan kasih ini adalah doa agar saudara saudari cepat sembuh” katanya.

Festival Golo Curu kegiatan puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 5 – 7 Oktober 2023. Festival Golo Curu selain merupakan kegiatan keagamaan juga menjadi agenda pariwisata sebagai aksi nyata dilakukan pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan pariwisata di kabupaten di Pulau Flores itu.

Redaksi/WG.