Enam Suster Compasionis Pelayan Maria Mengikrarkan Kaul

Ruteng. parokicewonikit.com – Kaul adalah janji yang diucapkan oleh seorang anggota religius (Suster, Frater, Bruder, Imam, dan semua pelayan Gereja Katolik yang terlibat dalam hidup membiara) di hadapan Allah.

Janji itu sudah dipertimbangkan secara bebas oleh pribadi untuk diucapkan seseorang kepada Allah dan dengan sepenuh hati ingin memenuhi janji itu dengan keutamaan yang ada dalam dirinya. Kaul yang diikrarkan meliputi :
1. Kaul Kemurnian : adalah pilihan religius sebagai bentuk hidup. Mewajibkan manusia lepas perkawinan dan menghindari segala sesuatu yang dilarang oleh perintah Allah yang ke-6 dan ke-9 dalam 10 perintah Allah.
2. Kaul Ketaatan : adalah kaul yang dilakukan oleh biarawan/wati yang berjanji kepada Allah untuk taat kepada pimpinan yang sah dalam segala sesuatu yang diperintahkan demi peraturan.
3. Kaul Kemiskinan : adalah pelepasan sukarela hak atas milik atau menggunakan milik tersebut dengan maksud untuk menyenangkan Allah. Kemiskinan adalah keutamaan injili yang mendorong hati untuk melepaskan diri dari barang-barang fana.

Kaul berdasarkan waktu yaitu kaul kekal, kaul yang mengikat secara kekal dalam waktu yang lama bahkan bisa seumur hidup. Berarti menyatakan hidup seutuhnya bersama Yesus.
Kaul sementara : kaul yang diucapkan sementara untuk waktu 1 atau 2 tahun saja. Meski begitu butuh komitmen, waktu, pengorbanan yang sama dengan kaul kekal.

Sr. M.Matilda Mofita Bansae dan Sr. M. Selviana Lusia Golang Limahekin mengikrarkan kaul kekal ( foto WG)

Enam biarawati dari komunitas suster Compasionis Pelayan Maria mengucapkan kaul di gereja St. Vitalis Cewonikit Ruteng, Senin 17/7/3023 dihadapan Vikjen Keuskupan Ruteng Romo Alfons Segar dan pemimpin biara Compasionis Sr. Maria Sofia Selina.

Keenam biarawati yang mengikrarkan kaul itu ialah dua orang mengikrarkan kaul kekal Sr. M.Matilda Mofita Bansae dan Sr. M. Selviana Lusia Golang Limahekin, sementara untuk kaul pertama atau kaul sementara yaitu; Sr. M. Ardina Misa, Sr. Berta Hinggi Teluma, Sr. M. Salesthiana Alen, Sr. M. Anggelina Banu.

Sr. M. Ardina Misa, Sr. Berta Hinggi Teluma, Sr. M. Salesthiana Alen, Sr. M. Anggelina Banu. Mengikrarkan Kaul pertama ( foto WG)

Seperti disaksikan media ini, keenam Suster yang mengucapkan kaul itu dengan langkah pasti mereka mengucapkan janji setia mereka didepan Altar dihadapan Vikjen Keuskupan Ruteng dan pimpinannya dan menanda tangani semua dokumen sesuai statuta biara suster Compasionis Pelayan Maria.

Dalam sambutan yang dipusatkan di Gereja Cewonikit Vikjen Keuskupan Ruteng menyampaikan bahwa gereja semesta berterima kasih pada keluarga yang telah rela menyerahkan putri mereka untuk bekerja melayani Tuhan dalam hidupnya:

” Proficiat kepada ke enam suster yang telah ambil langkah berani dalam iman dengan menyerahkan diri secara penuh kpd TUHAN. Tksh kepada keluarga yg telah menyerahkan putri mereka untuk hidup membiara. Terima kasih kepada Kongregasi Kompasionis Pelayan Maria yang telah membina mereka tahap demi tahap sesuai proses formasi.Terima kasih karena Kongregasi ini menanggapi harapan keuskupan dalam melayani umat di paroki2 “katanya.

Rm. Ardi Obot Pastor Paroki Cewonikit. (foto WG )

Di tempat yang sama, Rm. Ardi Obot pastor Paroki Cewonikit dalam sambutan usai doa penutup pada perayaan itu menyampaikan;

” Para suster dipanggil untuk setia dan rendah hati serta sederhana, ketiga hal wajib hukumnya dalam melaksanakan panggilan agar kita bahagia dalam menjalaninya ” tuturnya.

Sementara mewakili Yubilaris Sr. Maria Adriana Misa menyampaikan sederetan terima kasih kepada Romo Vikjen, pastor Paroki Cewonikit para orang dan seluruh umat yang hadir pada perayaan itu, dengan merendah dia menyampaikan;

” Kami yang mengikrarkan kaul hari ini bukanlah yang terbaik, namun karena berkat Tuhan maka kami sanggup untuk menyampaikan janji setia kami ” katanya.

Terpisah pemimpin biara Compasionis Ruteng Sr. Maria Sofia Selina menyampaikan bahwa upacara ini dilaksanakan sesuai rencana.

Ko” Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyiapkan acara ini dengan penuh tanggungjawab, sehingga pelaksanaannya meriah dan sesuai rencana ” tutur Suster asal Manggarai itu.

Foto bersama para orang tua ( foto WG)

Upacara penerimaan kaul itu dihadiri oleh para orang tua dan keluarga dari keenam suster yang mengikrarkan kaulnya.

Biara suster Compasionis Pelayan Mari beralamat di Kelurahan Pau dekat dengan SMA Negeri 2 Langke Rembong sebagai biara pusat. Karya biarawati menyebar di beberapa paroki di sejumlah Paroki di Keuskupan Ruteng yaitu Paroki Ponggeok, Paroki Iteng, dan Paroki Labuan Bajo.

Redaksi/WG.