HIMBAUAN SIDANG PASTORAL KEVIKEPAN LABUAN BAJO, KEUSKUPAN RUTENG 21 APRIL 2023

Ruteng. parokicewonikit.com – Kevikepan adalah istilah untuk pembagian wilayah di dalam keuskupan  yang dibentuk oleh uskup dan dipimpin oleh vikaris epikopal (vikep).

Kevikepan biasanya dibentuk di dalam keuskupan dengan wilayah yang luas dan akses yang jauh atau relatif sulit dijangkau dari pusat keuskupan.

Uskup umumnya melimpahkan sebagian tugas pastoral dan eksekutif yang diperbolehkan menurut Kitab Hukum Kanonik ( KHK) yang berhubungan dengan kevikepan tersebut kepada vikariat episkopal yang bersangkutan.

Perlu diingat bahwa seorang vikaris episkopal tidak melulu ditugaskan pada suatu kevikepan tertentu, tetapi bisa saja mengurusi jenis urusan tertentu, kaum beriman ritus tertentu, atau kelompok tertentu tergantung di mana ia ditugaskan.

Untuk itu, daiam konteks situasi sosial aktual yang berkembang dewasa ini, di kevikepan Labuan Bajo maka para peserta sidang pastoral Kevikepan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng menyampaikan beberapa pernyataan dan himbauan pastoral yang diterima media ini sebagai berikut:

1. Kami mengucapkan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah kepada seluruh umat muslim. Kiranya perayaan ini melimpahkan berkat kedamaian, kerukunan dan kesejahteraan bagi umat muslim dan bangsa Indonesia tercinta.

2. Kami mengajak semua pihak di Manggarai Barat untuk mensukseskan perhelatan ASEAN SUMMIT Mei 2023 dan memanfaatkan momentum berharga ini demi pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini.

3. Terkait dengan kenaikan tarif naturalist guide TNK oleh PT. Flobamora (01/SK FLB/III/2003):

a. Kami meminta agar kenaikan tarif yang sangat tinggi ini ditinjau lagi, karena hal ini dapat menghambat kemajuan pariwisata, membebani wisatawan dan pelaku wisata serta menimbulkan konflik sosial.

b. Penentuan tarif TNK harus dilakukan melalui dialog dan sosialisasi intensif dengan para pihak (stake holder) dan masyarakat wisata serta berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat dan perkembangan pariwisata di wilayah ini.

c. Kami meminta otoritas negara untuk menegakan dasar yuridis penentuan tarif yang tepat. Penentuan sepihak oleh PT. Flobamora kiranya tidak memenuhi ketentuan yang digariskan oleh Menteri KLHK yang telah mengeluarkan surat pada tanggal 28 Oktober 2022 tentang hal ini (S.3312/MENLHK/KSDAE/KSA.3/10/2022).

d. Kami mengharapkan semua pihak untuk menyelesaikan persoalan pariwisata dalam dialog dan semangat kebersamaan demi kepentingan masyarakat dan bangsa. Hindarilah aksi dan kegiatan anarkis yang dapat memperkeruh suasana aman, nyaman dan damai, yang dibutuhkan oleh dunia pariwisata.

4. Kami bersyukur kepada Tuhan atas anugerah tanah kuni agu kalo, Manggarai Barat yang indah rupawan dan berterima kasih kepada Pemerintah Pusat dan semua pihak yang telah membangun wilayah ini menjadi Destinasi Super Prioritas Pariwisata. Marilah kita bahu membahu dan bergandengan tangan untuk membangun pariwisata holistik i wilayah Manggarai Barat, serta Pulau Nusa Bunga, Flores yang melibatkan masyarakat lokal (berpartisipasi), berakar dalam keunikan kultur lokal (berkebudayaan), dan menjamin kelestarian alam lingkungan (berkelanjutan).

Himbauan ini ditanda tangani di Labuan Bajo pada 20 April oleh Vikep Labuan Baio RD. Ricardus Manggu, Direktur Puspas Keuskupan Ruteng Dr. RD. Martin Chen.

Gereja Katolik dipanggil dan diutus untuk terlibat dalam suka dan duka, serta harapan dan kecemasan” masyarakat (Gaudium et Spes,1) demi mewujudkan kesejahteraan umum (bonm commune), keluhuran martabat manusia, dan integritas ciptaan.

Redaksi/WG