Misa di KBG St.Vitalis Bersamaan  Pemberkatan Rumah Tinggal Ibu Maria Petronela Ing

Ruteng. parokicewonikit.com – Safari Misa Kelompok yang dilaksanakan oleh Pastor Paroki St. Vitalis Cewonikit keuskupan Ruteng Jumad, 7/10/2022 di Kelompok Basis Gerejani (KBG) St. Vitalis wilayah V adalah Misa kelompok ke 40 dari 44 KBG yang ada di Paroki St. Vitalis Cewonikikit.

Sebelum pelaksanaan misa itu, ketua KBG St. Vitalis melalui pesan gawainya kepada warga kelompok ketua KBG St. Vitalis Isfridus Buntanus menyampaikan pemberitauan bahwa “ pemberitauan untuk warga kelompok St. Vitalis bahwa misa kelompok pada hari jumad, 7/10/2022,  akan dilaksanakan di rumah ibu Maria Petronela Ing, siapkan kolekte dan amplop sumbangan harap dibawah serta saat misa “ tulis Isfidus untuk warga kelompoknya.

Ketua KBG St. Vitalis Isfridus Buntanus ( foto WG )

Penunjukan rumah ibu Maria Petronela Ing untuk tempat melaksanakan misa pada KBG St. Vitalis bersamaan dengan pemberkatan rumah tinggal dari keluarga Maria Petronela Ing yang baru dibangunnya.

“ Misa kelompok malam ini, selain dari kegiatan yang merupakan program DPP Paroki Cewonikit yang dilaksanakan oleh Pastor Pastor Paroki juga bersamaan dengan pemberkatan rumah tinggal dari ibu Maria Petronela Ing, mari bersama keluarga ini kita berdoa dalam perayaan Ekaristi agar semua penghuninya selalu diberkati Tuhan “ Kata Romo Ardi Obot dalam misa itu.

Terkait dengan Pemberkatan rumah ataupun benda-benda lainnya,dalam ajaran gereja katolik, yang dikutip dari kalolilias.org, termasuk katagori sakramentali, yang sepertihalnya dengan sakramen yaitu tanda yang melambangkan rahmat. Hal itu  dimaksudkan untuk menguduskan setiap kejadian penting di dalam hidup umat beriman (lih. Konsili Vatikan II tentang Liturgi Suci, Sacrosanctum Concilium/ SC 61).

Atas doa syafaat Gereja, sakramentali (dalam hal ini, pemberkatan rumah) itu mendatangkan efek-efek rohani bagi mereka yang tinggal di dalamnya (lih. SC 60), baik perlindungan dari kuasa jahat, maupun rahmat kerukunan dan kasih dalam keluarga.

Maka maksud utama sakramentali adalah menguduskan umat beriman yang memakai barang-barang tertentu yang diberkati itu, dan bukan semata menguduskan barang-barang itu sendiri. Sehingga, jika suatu rumah sudah pernah diberkati, namun pemilik yang terdahulu sudah pindah, adalah baik jika pemilik baru mengadakan pemberkatan rumah, bukan karena meragukan efek sakramentali yang sudah pernah diberikan, tetapi memohon agar rahmat

 sakramentali yang memberikan efek pengudusan itu dapat diberikan kepada -dan dialami oleh- keluarga yang baru yang menempatinya.

Misa di KBG ini dihadiri oleh semua warga kelompok yang terdiri atas 42 kepala keluarga berjalan dengan penuh kusuk. Hal ini mungkin saja terjadi karena gedung gereja Paroki St. Vitalis Cewonikit berada dalam KBG ini.

Ibu Maria Petronela Ing (foto WG)

Usai perayaan ekaristi misa kelompok ini, kepada parokicewonikit.com Ibu Maria Petronela Ing, menyampaikan bahwa tempat ini dipilihnya sebagai tempat tinggal dimasa tuanya, sebab tempat ini sangat dekat dengan gedung gereja, sehingga dapat mengikuti ibadah di gereja.

“ Saya memilik banyak tempat di kota ini untuk membangun rumah namun tempat di KBG St.Vitalis ini, sangat dekat dengan gedung gereja sehingga saya bisa jalan kaki saja ketika mengikuti misa pagi di Gereja sebab jaraknya hanya beberapa belas meter dari tempat ini” katanya.

Perayaan ekaristi atau misa kelompok di KBG St. Vitalis  merupakan bagian dari rencana DPP Paroki Cewonikit yang dilaksanakan oleh pastor Paroki Cewonikit, Romo Ardi Obot, untuk menyukseskan kegiatan pengecatan kembali gedung Gereja Paroki Cewonikit.

Hasil pengumpulan dana dari kepala keluarga seuai kategori yang ditetapkan oleh DPP Paroki Cewonikit di KBG St.Vitalis serta sumbangan spontanitas warga kelompok terkumpul Rp.10.200.000 ( sepuluh juta dua ratus ribu rupiah )

Redaksi/ WG

, ,