Misa Pada KBG Mater Dolorosa, Pengampunan Adalah Niat Baik Ketika Ditolak

Ruteng. parokicewonikit.com – Safari Misa Kelompok pada Kelompok Basis Gerejawi ( KBG ) di Bilas sudah selesai, malam Selasa, 27/9/2022 pertemuan terakir di KBG Mater Dolorosa Bilas. Misa kelompok ini sudah memasuki hari ke 31 dari 44 KBG dalam wilayah Paroki Cewonikit.

Pada Misa di KBG ini, Bacaan Kitab Suci untuk direnungkan adalah Luk 9:51-56 yang mengisahkan ketika hampir tiba waktunya Yesus diangkat ke surga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem, dan Ia mengirim beberapa utusan mendahului Dia.

Mereka itu pergi, lalu masuk ke suatu desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya. Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata,

“Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?” Akan tetapi, Ia berpaling dan menegur mereka. Lalu mereka pergi ke desa yang lain “ kutip RD. Ardi Obot dalam kotbahnya.

Reaksi Yesus terhadap perlakuan sedemikian damai-damai saja dan penuh kesabaran. Di lain pihak, Yakobus dan Yohanes menginginkan adanya pembalasan. Kejadian ini memberikan kepada Yesus suatu kesempatan untuk mengajar para murid-Nya tentang pengampunan apabila niat baik mereka ditolak; juga untuk membawa kasih kalau berhadapan dengan kebencian.

Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani” (Mat 20:28). Yesus tidak pernah memaksakan diri-Nya terhadap siapa saja, walaupun penolakan dari orang lain itu dapat membahayakan diri-Nya

Romo Ardi sedang berkotbah ( Foto WG )

“ Apabila kita dihadapkan dengan penolakan, bagaimana seharusnya kita menanggapinya? Seringkali ketika rasa bangga pribadi kita terluka, kita pun serta merta membalas dalam upaya kita memulihkan harga diri kita. Namun Yesus mengajar bahwa kehormatan sejati  tidak berasal dari pendapat orang lain terhadap diri kita, melainkan dari kenyataan bahwa kita dikasihi dan diterima oleh Allah “ ajarnya.

Melalui karunia iman dan oleh rahmat ilahi dalam sakramen-sakramen, kita juga dipanggil untuk melakukan perjalanan bersama Yesus menuju salib. Dalam diri Yesus, kita akan menemukan bahwa segala sesuatu yang kita butuhkan untuk menopang diri kita di kala kita menghadapi situasi yang sulit, dan berbagai pencobaan sepanjang perjalanan kita.

“ Setiap hari, baiklah kita mengingat dan berterima kasih penuh syukur kepada Allah untuk warisan yang kita terima sebagai saudari dan saudara Kristus. Marilah kita mohon kepada Roh Kudus untuk menggantikan hasrat-hasrat guna membalas dendam dengan hati Yesus yang penuh belas kasih dan bela rasa “ ajaknya.

Menanggapi kotbah yang meyakinkan dan penuh dengan ajaran itu umat pada KBG Mater Dolorosa Bilas di rumah nyonya Yohana Riberu. Kelompok Mater Dolorosa  terdiri dari 47 KK itu melalui Ketua KBG Gaudensius Sudin menyampaikan;

“ Terima kasih Romo Ardi, atas kunjungan di KBG  Mater Dolorosa Bilas, kami diajarkan dan diteguhkan, doa kami agar Romo tetap sehat dalam karya pastoral di Paroki Cewonikit” katanya yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari warga kelompok.

Redaksi/ WG. Editor : Emiliano Surendra Nagawatu.

, , , ,