Pengecatan Gereja Cewonikit Sudah Dimulai

Ruteng. Parokicewonikit.com – Selama seminggu para tukang asal Kudus Jawa Tengah sudah mulai mengerjakan pengecatan Gereja Paroki St. Vitalis Cewonikit Keuskupan Ruteng. Pengerjaan cat ini dikarenakan Gereja besar dan megah yang diresmikan pada tahun 2015 yang lalu itu, sudah kusam dan kurang sedap dipandang mata.

Para tukang cat asal Kudus propinsi Jawa Tengah itu terdiri dari Ali Mustofa selaku Kepala tukang dan dibantu oleh Holil, Rois, Nurkolis sejak minggu yang lalu telah memulai pengecatan Gereja Cewonikit yang diawali dari Kuba bagian utara dan dilanjutkan dengan kuba utama dan selanjutnya kuba bagian selatan.

“ Pekerjaan pengecatan gereja ini, sudah kami mulai dan pekerjaan ini memakan waktu yang lama, mengingat tingkat kesulitannya sangat besar, yah mungkin beberapa bulan “ kata Ali Mustofa yang sering disapa mas Tofa.

Para tukang asal Kudus Jawa Tengah ( baju merah Ali Mustofa Kepala tukang ) berpose depan ruang adorasi Foto WG )

Pantau media ini, Minggu, 28/8/2022 kuba bagian utara sudah selesai dan bagian salib pada kuba utama sudah selesai dan tinggal dilanjutkan.

Untuk pekerjaan pengecatan Gereja ini, RD. Ardi Obot, Pastor Paroki Cewonikit sebelum berkat penutup pada Misa yang kedua  Minggu 28/8/2022 menyampaikan bahwa, pekerjaan pengecatan Gereja Paroki ini sudah dilaksanakan mulai Minggu yang lalu dan hasilnya sudah ada. Untuk  itu kepada umat Paroki Cewonikit dia menyapaikan;

“ Pekerjaan pengecatan Gereja ini, sebagai tempat umat Cewoinikit memuji dan memuliakan Tuhan Sumber segala sumber dalam hidup ini, sudah mulai. Mempercantik tempat ibadah adalah kewajiban kita semua agar tempat suci ini layak sebagai tempat untuk kita memuji dan memuliakan Tuhan “ tuturnya.

Lebih lanjut pastor Paroki yang nantinya bulan Oktober 2022 genap setahun memimpin Paroki St. Cewonikit dalam program DPP Paroki Cewonikit melaksanakan safari berupa Misa Kelompok pada 44 KBG yang ada di Paroki Cewonikit.

Terkait dengan Safari Misa Kelompok itu dia menjelaskan “ Pekerjaan pembangunan pengecatan Gereja ini adalah sebuah kerja besar yang membutuhkan dana yang banyak oleh karena itu, saya sebagai gembala melaksanakan safari Misa di KBG agar kita serahkan pekerjaan ini dalam tuntunan Tuhan yang dimeteraikan dalam perayaan Ekaristi, segala sesuatu yang dimulai bersama Tuhan akan indah pada waktunya“ katanya

Disampaikannya pula bahwa selama seminggu dia melakukan safari misa Kelompok, antusiasme umat sangat positif.

“ Selama saya melakukan safari Misa di Kelompok yang diawali dari kelompok di Wilayah VII, banyak hal yang terjadi diantaranya sungguh banyak orang yang hatinya terbuka dan tangan terulur menyumbang untuk kegiatan ini, selain umat di kelompok merasa disapah karena ada Misa “ cetusnya.

Redaksi

,