Paroki Rii Berpartisipasi Aktif Mengikuti Festival Golo Koe Labuan Bajo

Labuan Bajo. Parokicewonikit.com – Rombongan peserta dari Paroki  Santo Antonius Padua Rii_ Beamese diberangkatkan dari Beamese pada tanggal  08 Agustus 2022, pukul 11.00 siang menuju Labuan bajo guna mengikuti festival Golo Koe Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat yang berlangsung dari tanggal, 08 Agustus 2022 sampai 15 Agustus 2022.

Sebelum berangkat pastor paroki Rii  Romo Tarsi Syukur, menyampaikan beberapa hal penting berkaitan dengan kegiatan Festival Golo Koe paroki Roh Kudus Labuan Bajo.

“ Kegiatan festival Golo Koe memiliki arti yang sangat penting dalam ziarah umat Katolik keuskupan Ruteng, dimana labuan bajo dipilih menjadi tempat terselenggaranya festival dgn mengingat toleransi keberagaman suku,ras, dan agama “ tuturnya

Kata dia bahwasannya Festival ini  juga mau menciptakan kerukunan hidup beragama, dan budaya. Keuskupan Ruteng ingin mempertahankan kerukunan hidup beragama yang telah diwariskan sejak dahulu.

“ Kegiatan ini melibatkan semua umat dengan tidak membeda bedakan suku,ras,dan agama. Karena itu poin penting untuk kita peserta adalah menjaga ketertiban,keamanan dalam mengisi mata acara kegiatan. Kita harus menunjukkan kedisiplinan diri hingga tidak tercoreng oleh citra yang buruk sebagai akibat dari sikap kita “ Lanjut mantan Pastor Paroki Reeng itu.

UMKM Paroki Ri ( foto Y>G )

Paroki Rii dalam mengisi kegiatan festival dengan mengikuti pameran setiap malam dan barang barang yang dipamerkan atau dijual berupa tenun ikat Songke Cibal (Manggarai), Topi Manggarai, sal,dan selendang serta kelengkapan alat tenun.

Selain bahan bahan pemeran, paroki Rii pada malam yang ketiga mengisi acara hiburan berupa pertunjukkan band, dengan nama Band  San Antoni sesuai dengan pelindung paroki Rii; Santo Antonius Padua.

Pemain Band Paroki Rii (foto Y.G )

Adapun Nama_nama anggota band adalah sebagai berikut: Ramli,Alfred, Seleng, Paskalis,dan Steny; dengan Vokalis : Marsi dan Hendra. Band ini terbentuk dua bln yang lalu oleh Romo Tarsi Syukur,Pr selaku pastor paroki Rii.

Berkat ketekunan latihan para anggota band yang dinahkodai oleh pastor paroki Rii bersama Emilianus Sarwandi hingga bisa naik pentas pada tanggal 10 Agustus 2022 di panggung utama Marina Waterfront  Labuan bajo yang letaknya sangat strategis di tepi pantai.

Pemain musik band paroki Rii merasa percaya diri ketika naik di atas pentas dengan menumbangkan suara emasnya yang disertai puisi yang dibawakan oleh tiga orang gadis remaja secara bergantian sesuai porsinya masing-masing. 

Saudara Marsi begitu Percaya diri melantunkan satu nomor lagu yang berjudul ; Neka Tapa Satar,Neka Pongga puar. Lagu ini memiliki makna tersendiri agar tidak terjadi bencana alam berupa longsor, erosi, Serta tidak berhumus  Sebagai akibat dari perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab.

Penari dari Paroki Rii ( Foto Y.G )

Adapun peserta yang ikut adalah semua Paroki sekeuskupan Ruteng yang terdiri dari 86 paroki.  Setiap paroki wajib mengikuti festival dengan mengisi acara hiburan makam hari dan pameran yang dibuka setiap hari pukul 18.00 hingga ditutup pukul 11.00 malam.

Ditemui di arena pameran UMKM  malam 10/8/2022 warga masyarakat Labuan Bajo  diantaranya ibu Asti Hasa, mengatakan bahwa;

“ Kegiatan festival ini luar biasa karena akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat labuan bajo, hingga barang barang dagangan mereka dapat dibeli oleh para pengunjung pameran dan  Masyarakat yang menonton pertunjukan hiburan, yang dipentaskan oleh paroki paroki, paguyuban_ paguyuban, anak anak sekolah mulai dari tingkat TK,SD,SMP,SMA , serta Mahasiswa STKIP St.Paulus  Ruteng. katanya..

Warga masyarakat yang menonton pertunjukan dan pameranada ribuan orang. Kegiatan festival ini masih berlangsung sampai tanggal 15 Agustus 2022 yang akan ditup nanti dengan perayaan Ekaristi Kudus.

Redaksi/ Yos