ATURAN GEREJA MENGENAI TOBAT, PUASA, DAN PANTANG

Ruteng. Parokicewonikit.com – Hari ini Sabtu 5 Maret 2022 Sekretariat Keuskupan Ruteng mengeluarkan Surat mengenai aturan gereja tentang Tobat, Puasa dan Pantang, selengkapnya berikut ini.

1,Hari dan waktu tobat dalam Gereja Katolik adalah setiap hari Jumat sepanjang tahun dan
selama 40 hari masa Prapaskah (Kan. 1250).

2.Semua orang beriman Katolik wajib melakukan tobat demi hukum ilahi (artinya sesuai
perintah Allah sendiri). Maka pada masa tobat tersebut, kita hendaknya secara khusus
meluangkan waktu untuk berdoa secara lebih intensif, menjalankan ibadat dan karya amal
kasih, menyangkal diri dengan cara melaksanakan kewajiban-kewajiban dengan kasih
setia, terutama dengan berpuasa dan berpantang (Kan. 1249). Pantang makan daging dan
makanan lainnya seturut kebiasaan hendaknya dilakukan setiap hari Jumat sepanjang
tahun, terkecuali hari Jumat itu jatuh bertepatan dengan suatu hari raya dalam Gereja
(Kan. 1251).

3. Kita berpantang dan berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung dalam Pekan Suci.
Pada hari Jumat lainnya dalam masa Prapaskah ini kita hanya berpantang (Kan. 1251)
meskipun puasa dianjurkan.

4. Yang diwajibkan berpuasa adalah semua orang yang telah berusia dewasa (genap 18
tahun) hingga awal tahun ke 60 (Kan 1252). Puasa berarti makan kenyang hanya sekali
dalam sehari untuk tujuan-tujuan rohani dan amal.

5. Yang diwajibkan berpantang adalah semua orang yang telah berusia genap 14 tahun ke
atas (Kan. 1252). Pantang berarti meninggalkan makanan tertentu atau kebiasaankebiasaan tertentu demi tujuan-tujuan rohani dan amal.
Sekretariat Keuksupan Ruteng, 05 Maret 2022.

Redaksi