Rayakan Pembukaan  Tahun Pariwisata, Gereja St Vitalis Cewonikit Mengadakan Misa Inkulturasi. 

Ruteng. Parokicewonikit.com – Semarak busana  adat tradisional daerah Manggarai  mewarnai perayaan misa Inkulturasi  dalam rangka pembukaan tahun Pariwisata Holistik  tingkat paroki St Vitalis cewonikit pada Minggu 20/2/22.

Perayaan ini dilaksanakan pada misa hari Minggu yaitu pada Misa I pada pukul 06.00 WITA dimeriahkan oleh Koor Cantate Domino dan pada Misa ke II pada pukul 08.00 dimeriahkan oleh koor Re Jois. Kedua paduan suara ini adalah paduan suara dalam wilayah Paroki Cewonikit. Pantuan media ini, kedua paduan suara itu menampilkan lagu lagu terbaikna seolah olah kita sedang beribadah di Vatican.

Paduan Suara Cantate Domino melayani Misa I ( foto WG )

Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Pastor paroki RM Ardi Obot,pr tersebut merupakan kelanjutan dari penetapan tahun Pastoral pariwisata holistik oleh Keuskupan Ruteng  yang di lain launcing pada 7 Januari 2022.

Dalam perayaan misa yang diawali dengan tarian perarakan oleh sekelompok penari binaan paroki cewonikit tersebut,  diramaikan oleh paduan suara paroki Cantate Domino dan Rejoice dengan lagu lagu manggarai.  Tata perayaan Ekaristi  keseluruhannya didaraskan dengan menggunakan bahasa Manggarai.

Paduan Suara Re Jois melayani Misa Ke II ( Foto WG )

Dalam kotbahnya , Rm Ardi Obot,Pr mengajak agar tahun pariwisata holistik selain   disambut dengan perayaan misa  juga harus membuka ide-ide baru bagi gereja untuk semakin peka dengan situasi-situasi, serta keadaan lingkungan sekitar sehingga seluruh program tahunan paroki terfokus pada pembangunan pariwisata.

Dalam rangka itu maka umat diajak untuk bersiap diri  menyambut  gegap gemerlapnya dunia pariwisata dengan seluruh dimensi kehidupan umat, salah satunya  adalah budaya Manggarai . Pengenaan busana adat Manggarai dalam perayaan misa Inkulturasi adalah bagian dari tata cara merawat dan melestarikan budaya Manggarai.

“Saya mengajak bapa ibu, umat separoki cewonikit, untuk bersiap diri menyambut tahun pariwisata ini, yang secara khusus dicanangkan oleh Keuskupan kita . Dalam konteks  komunitas paroki , kita diajak utk terlibat dalam berbagai kegiatan  baik ditingkat Komunitas basis, tingkat wilayah maupun tingkat paroki” ucap Romo ardi dalam kotbahnya dengan penuh semangat

Lebih lanjut Romo Ardi menekankan pentingnya keterlibatan umat dalam menyukseskan berbagai program paroki  yang sudah dicanangkan. Berbagai program tersebut lanjutnya selain bermuara pada peningkatan kualitas kerohanian umat  juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat.

Adapun Program tahun pariwisata holistik yang dicanangkan tersebut meliputi empat output di antaranya wisata rohani, wisata alam, wisata budaya dan sosial ekonomi. Sementara itu, Paroki Cewonikit memiliki kesempatan besar untuk menindaklanjuti empat output ini.

Ada pun program yang dibuat saat ini mengacu pada perhatian terhadap pembangunan sarana sarana doa seperti pembanguna gua Maria, pembangunan ruang adorasi dan peremajaan gedung gereja yang sudah terlihat kusam.

“Saya mengajak bapa ibu, umat separoki cewonikit, untuk bersiap diri menyambut tahun pariwisata ini, yang secara khusus dicanangkan oleh Keuskupan kita . Dalam konteks  komunitas paroki , kita diajak utk terlibat dalam berbagai kegiatan  baik ditingkat Komunitas basis, tingkat wilayah maupun tingkat paroki” ucap Romo ardi dalam kotbahnya dengan penuh semangat

Umat dalam busana Manggarai ( Foto WG )

“Bapa ibu diajak utk terlibat dalam berbagai kegiatan kerohanian baik ditingkat KBG, wilayah maupun pada tingkat paroki. Hal ini untuk menumbuhkan iman  umat serta  peningkatan kesejahteraan ekonomi kita” lanjutnya

Redaksi / Rafael

,