Misa Natal 2021 di Paroki Cewonikit juga dilaksanakan Secara Streaming

Ruteng. Paroki Cewonikit .com – Pastor Paroki St. Vitalis-Cewonikit Keuskupan Ruteng, Romo Benediktus Ardi Obot, Pr., mengatakan Pelaksanaan Perayaan Misa Natal tahun 2021, selain dilaksanakan tatap muka seperti biasa dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, juga akan dilaksanakan secara online atau Streaming dengan menggunakan Platform Facebook dan Youtube. Pelaksanaan secara streaming bertujuan untuk menjangkau Umat Tuhan yang mempunyai halangan tetap seperti sakit.

“Dalam Rapat Dewan Paroki yang kami laksanakan beberapa waktu lalu, kami telah memutuskan bahwa Perayaan Misa Malam Natal, juga dilaksanakan secara online atau Streaming. Pelaksaan Misa secara Online ini untuk menjangkau umat yang berhalangan karena alasan tertentu seperti sakit,” demikian disampaikan Romo Ardi Obot, Pr., Senin (13/12).

Pelaksanaan secara Online atau Stremain kata dia, mirip ketika seorang yang sakit serius atau terhambat oleh alasan lain, tidak mendapat pelayanan Ekaristi Natal dari Gereja lokalnya, tetapi dapat mengikuti dengan niat hati seluruh siaran langsung perayaan Ekaristi dari Gereja Basilika Santo Petrus di Vatikan.  “Orang ini bukan sekedar menonton tetapi berpartisipasi secara spiritual,” tambahnya.

Lantas, apakah Misa itu sah? Romo Ardi menegaskan bahwa itu adalah sah. “Saya pikir itu sah. Dalam situasi berhalangan tetap seperti sakit, jelas bahwa hal yang paling kita rindukan, yaitu menerima Tubuh Kristus dalam rupa hosti kudus. Namun kekurangan ini tidak perlu menjadi alasan untuk meremehkan makna Ekaristi Online atau streaming. Kekurangan ini menjadi kesempatan bagi bagi mereka yang membutuhkan kehadiran Tuhan dalam suasananya, orang berdoa mengundang Tuhan hadir dalam hati,” katanya.

“Communio (persekutuan) tanpa menerima hosti, menjadi saat untuk sadar bahwa makna simbol itu terbatas, namun kasih Tuhan tidak dibatasi oleh symbol. Bahwa kita makhluk terbatas, namun dikasihi Tuhan tanpa batas ruang dan waktu,” jelas Pastor Paroki yang sukses membangun Gereja Paroki Maria Bunda Segala Bangsa-Wae Sambi ini.

Ia juga menjelaskan bahwa Communion Gereja yang merayakan Ekaristi tidak melulu badani, tetapi juga spiritual. “Jadi, meskipun tidak ada kontak secara indrawi antar umat maupun antara umat dan Imam selebran, mereka semua tetap bersatu karena satu iman dalam Kristus, dan karena itu bersatu secara batiniah dan spiritual. Pusat Perayaan Ekaristi adalah Yesus Kristus sebagai Penyelamat kita,” katanya.

Rm. Ardi menjelaskan tentang Streaming Misa Natal 2021 untuk Paroki Cewonikit ( Foto. P.J )

Asalkan, tambahnya umat yang mengikuti dari rumah dapat berpartisipasi dengan hening. Dengan demikian communio spiritual mendapat tempat utama, dan tidak diganggu hasrat ingin berpartisipasi aktif.

Menurut Romo Ardi Obot, terkait keputusan Perayaan Live Streaming, sempat menjadi perbincangan yang hangat, ada yang setuju dan ada juga yang tidak setuju dengan berbagai alasan dan pertimbangan. Tetapi pada akhirnya disepakati untuk dilaksanakan secara Streaming. “Jadi Umat yang tidak bisa datang di Gereja pada malam Natal, bisa ikut melalui siaran langsung di Facebook atau Youtube,” tandasnya.

Redaksi